Tangerang, 25 Juli 2025 – Rapat Kelompok Kerja (Pokja) pembahasan perpanjangan MoU antara Polri dan Kementerian Dalam Negeri Kerajaan Yordania yang digelar pada 24 Juli 2025 resmi ditutup pada Jumat (25/7/2025) dini hari dengan menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis.
Dalam rapat yang berlangsung di Sapphire Sky Hotel, BSD Tangerang, peserta menyepakati bahwa MoU yang telah berjalan sejak 2020 perlu diperpanjang dengan opsi amandemen. Evaluasi implementasi MoU menunjukkan bahwa kerja sama kedua negara sangat penting, terutama dalam melindungi sekitar 30.000 WNI di Yordania dan menangani kejahatan transnasional.
Rapat yang didukung anggaran Rp 120 juta dari Divhubinter Polri ini menghasilkan lima rekomendasi utama:
-
Komunikasi usulan Komite Bersama ke pihak Yordania melalui jalur diplomatik KBRI Amman.
-
Pengumpulan data implementasi MoU dari seluruh satker Polri untuk evaluasi komprehensif.
-
Pengiriman draft MoU revisi ke Direktorat Timur Tengah Kemlu RI untuk review dalam dua minggu pasca-rapat.
-
Perencanaan sesi koordinasi lanjutan untuk finalisasi teknis penandatanganan.
-
Peningkatan kerja sama operasional, seperti pelatihan di Jordan International Police Training Center.
“Kegiatan ini memperkuat komitmen Polri dalam kerja sama internasional untuk keamanan global dan perlindungan WNI, sekaligus mendukung hubungan diplomatik Indonesia-Yordania yang telah terjalin sejak 1950,” demikian tertulis dalam laporan akhir rapat.
Tingkat kepuasan peserta mencapai rata-rata 4,5 dari 5, meskipun terdapat kendala terbatasnya data implementasi dari Bagkembangtas Polri. Dokumentasi lengkap rapat, termasuk notulen, foto, video, dan slide presentasi, telah disimpan di folder Google Drive untuk arsip dan tindak lanjut.


