Jakarta, 28 Agustus 2025 – Kerja sama keamanan Indonesia-Australia memasuki babak baru melalui penyelenggaraan Pertemuan Menteri Luar Negeri dan Pertahanan (2+2 Meeting) ke-9 pada tanggal 28 Agustus 2025. Pertemuan tingkat tinggi ini menjadi platform krusial bagi kedua negara untuk menyelaraskan visi dalam menghadapi dinamika geopolitik dan ancaman keamanan regional, khususnya kejahatan transnasional.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Jakarta tersebut, para menteri dari kedua negara membahas serangkaian isu strategis. Fokus utama diskusi adalah eskalasi ancaman terorisme, kejahatan siber, dan penyelundupan manusia yang memanfaatkan celah digital dan rute perdagangan internasional. Hasil dari pertemuan ini adalah penegasan komitmen bersama untuk memperdalam mekanisme pertukaran informasi intelijen, pengembangan kapasitas personel penegak hukum, serta pelaksanaan operasi bersama yang lebih terintegrasi.

Pernyataan bersama (Joint Statement) yang dirilis setelah pertemuan menyambut baik penguatan kerja sama ini, yang juga didukung penuh oleh Rencana Aksi Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia-Australia 2025-2029 (IA-CSP). Para menteri sepakat bahwa kolaborasi lintas sektoral, termasuk antara kementerian luar negeri, pertahanan, dan kepolisian, adalah kunci untuk menciptakan respons yang efektif terhadap tantangan keamanan yang semakin kompleks di era globalisasi.


